Hari senin, tak jauh beda sam hari-hari sebelumnya. Mendung dan hujan masi menyelimuti kota yang penuh cinta ini. Kota ini kotaku banget. Ngerti perasaanku. Aku bersedih pun kota ini menangis. Terima kasih kota yang penuh cinta ini.
Mungkin persepsi orang lain menganggap hujan ini karena sudah musimnya. Tapi, aku memiliki penilaian lain. Aku anggep hujan ini bermakna. Apa itu ? Ya aku berfikir ketika aku bersedih, tidak hanya aku yang merugi, tapi banyak orang. Lihat aja, ketika hujan orang-orang kesulitan utuk beraktivitas di luar rumah. Ya kita ambil aja filosofinya, ketika aku sedih bisa aja orang disekitar aku terganggu. Ya walaupun mereka bisa nghibur aku, tapi aku rasa belum cukup buat gantiin kebahagiaan dari kamu. Kamu emang bener-bener berpengaruh buat aku banget. Bukannya lebay atau apa tapi emang yang aku rasain ya itu. Bukannya aku memaksa, tapi aku cuman curhatin perasaanku aja. Kamu juga tau, setelah kamu ilang, tempat curhatku ya cuman ini. Ya aku bebas cerita disini. Masalah kamu mau tau apa engga ya terserah kamu. Aku gak mkasa. Aku cuman pengagum kamu.
No comments:
Post a Comment